Mencari Tahu Mengapa Kucing Sering Menggaruk Kebiasaan Alami Atau Sinyal Kesehatan?

Kucing adalah hewan peliharaan yang populer di seluruh dunia. Mereka dikenal dengan tingkah lakunya yang menggemaskan, termasuk kebiasaan menggaruk. Kebiasaan ini sering kali menjadi sumber keributan bagi pemiliknya, karena kucing seringkali menggaruk furnitur atau benda-benda lain di rumah.

Lantas, mengapa kucing sering menggaruk? Apakah ini sekadar kebiasaan alami ataukah sinyal kesehatan?

Kebiasaan alami

Menggaruk adalah kebiasaan alami yang dimiliki oleh kucing. Kebiasaan ini sudah dilakukan oleh kucing sejak zaman purba, bahkan sebelum mereka hidup berdampingan dengan manusia.

Ada beberapa alasan mengapa kucing menggaruk secara alami, yaitu:

  • Menjaga cakar tetap tajam dan sehat. Cakar kucing terbuat dari keratin, yaitu protein yang sama dengan rambut dan kuku manusia. Cakar kucing tumbuh terus menerus, sehingga perlu diasah secara rutin untuk mencegahnya menjadi tumpul.
  • Menandai wilayah kekuasaan. Kucing memiliki kelenjar bau di antara bantalan kakinya. Saat menggaruk, kucing meninggalkan aromanya di permukaan yang digaruknya. Aroma ini berfungsi untuk menandai wilayah kekuasaan kucing.
  • Menghilangkan stres. Menggaruk dapat membantu kucing untuk menghilangkan stres dan ketegangan.
  • Meregangkan otot. Menggaruk dapat membantu kucing untuk meregangkan otot-otot kakinya.

Sinyal kesehatan

Dalam beberapa kasus, menggaruk berlebihan pada kucing dapat menjadi sinyal adanya masalah kesehatan. Berikut adalah beberapa penyebab menggaruk berlebihan pada kucing:

  • Alergi. Kucing dapat alergi terhadap berbagai hal, seperti makanan, tungau, atau debu. Alergi dapat menyebabkan kucing merasa gatal, sehingga mereka menggaruk untuk meredakan rasa gatal tersebut.
  • Infeksi kulit. Infeksi kulit, seperti dermatitis atau jamur, juga dapat menyebabkan kucing merasa gatal.
  • Parasit. Parasit, seperti kutu, tungau, atau cacing, dapat menyebabkan kucing merasa gatal.
  • Gangguan kesehatan lainnya. Beberapa gangguan kesehatan lainnya, seperti penyakit ginjal, penyakit hati, atau kanker, juga dapat menyebabkan kucing menggaruk berlebihan.

Jika Anda melihat kucing Anda menggaruk berlebihan, sebaiknya periksakan ke dokter hewan untuk mengetahui penyebabnya.

Tips untuk mengurangi kebiasaan menggaruk pada kucing

Ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi kebiasaan menggaruk pada kucing, yaitu:

  • Sediakan tiang garukan. Tawarkan tiang garukan yang terbuat dari bahan yang disukai kucing, seperti kayu atau sisal.
  • Berikan perawatan rutin. Kucing yang rutin dirawat akan merasa lebih nyaman, sehingga mereka tidak perlu menggaruk untuk menghilangkan rasa gatal.
  • Perhatikan lingkungan kucing. Pastikan lingkungan kucing bersih dan bebas dari parasit.
  • Berikan obat-obatan. Jika menggaruk berlebihan disebabkan oleh masalah kesehatan, dokter hewan dapat memberikan obat-obatan untuk mengatasi masalah tersebut.

Dengan memahami alasan mengapa kucing sering menggaruk, Anda dapat menentukan langkah yang tepat untuk mengatasi kebiasaan ini.